Tuesday, August 17, 2010

Zionis Berencana Bangun Terowongan Baru di Bawah Masjid al Aqsha

Images_news_2010_Agustus_16_zionisgali_300_0

Alquds – Infopalestina: Yayasan al Aqsha memperingatkan berlanjutnya rencana Zionis yang menarget masjid a Aqsha. Hal ini disampaikan sebagai jawaban atas apa yang disebutkan harian Israel Ma’arev, Senin (16/8), tentang rencana Israel untuk membangun terowongan baru yang menghubungkan antara daerah Yahudi yang direbut Israel dari wilayah kota lama di al Quds dengan area al Burak dan masjid al Aqsha.

Surat kabar Israel ini menyebutkan bahwa proyek ini sedang menunggu persetujuan akhir dari dinas perencanaan Zionis dan juga berakhirnya proses penggalian “arkeologi” yang dilakukan otoritas arkeologi Zionis.

Satu setengah tahun yang lalu harian Israel ini pernah mengungkap proyek Yahudi ini, namun berita ini kembali dilansir dan judulnya ditempatkan di halaman pertama. Disebutkan bahwa institusi Israel ingin mengirim pesan yang intinya bahwa Israelterus melanjutkan proyek menghimpit masjid al Aqsha dan melakukn yahudisasi sekitarnya, bahwa Israel masih menarget masjid al Aqsha dengan meningkatkan rencana Zionis.

Yayasan al Aqsha melihat, dalam pernyataan yang dikeluarkan hari ini, Senin (16/8), bahwa rencana ini memiliki bahaya langsung terhadap masjid al Aqsa. Melalui proyeknya Israel mengintensifkan keberadaan pemukiman dan yahudisasi di area al Burak, dekat dengan masjid al Aqsha. Demikian juga menjadikan area al Burak sebagai pusat utama titik tolak setiap penyerbuan atau serangan terhadap masjid al Aqsha di masa yang akan datang. Proyek yahudisasi ini merupakan bagian dari rencana penjajah Israel untuk membagi masjid al Aqsha dan upaya untuk mengintimidasi orang-orang dan menakuti mereka untuk berhubungan dengan masjid al Aqsha.

Yayasan al Aqsha mengatakan,”Pengumuman kembali proyek ini selaras dengan pengakuan institusi Zionis belakangan melalui salah seorang menterinya tentang latihan besar yang dilakukan pasukan Israel sebagai persiapan penyerbuan besar terhadap masjid al Aqsha oleh Israel, dengan dalih bahwa latihan ini dilakukan untuk mengantisipasi apapun scenario yang akan datang di masjid al Aqsha.

Pengakuai ini hanya sebulan setelah Yayasan al Aqsha mengungkap adanya latihan di “Ben Shimon” yang terlatak di antara kota Alad dan pemukiman Zionis Modeen. Yayasan al Aqsha mendokumentasikan latihan tersebut dan menyebarkan gambar “foto dan video” ke semua media massa. Tindakan Yayasan al Aqsha kala itu membuat sulit insitusi Zionis dan mendorong sebagian medianya untuk menulis laporan media seputar masalah ini. (asw)

kredit: http://www.infopalestina.com/ms/

0 comments: